Banyak versi yang mengatakan jika Mataram Kuno dipindahkan dari Magelang atau Kedu menuju Kediri Jawa Timur. Namun ada pendapat lain yang meyakini jika pusat pemerintahan kerajaan dipindahkan ke kawasan Sragen oleh Rakai Panangkaran, pengganti Raja Sanjaya.
BACA JUGA:Fakta Candi Borobudur Dikelilingi Danau Purba yang Kering Sejak Tahun 660 M
Setelah Rakai Panangkaran (760-780 M) tutup usia, Kerajaan Mataram Kuno terpecah menjadi dua yakni Dinasti Sanjaya yang bercorak Hindu memerintah di Jawa bagian utara.
Sedangkan Dinasti Syailendra memerintah Kerajaan Mataram Kuno bercorak Buddha di Jawa Tengah bagian selatan.
Pada masa pemerintahan Rakai Pikatan (840-856 M), ibukota kerajaan berada di Mamrati, di sekitar Poh Pitu.
Kemudian dikembalikan lagi ke Poh Pitu pada era Dyah Balitung (898-915 M) dan dipindahkan ke Bhumi Mataram (Yogyakarta-Kedu) ketika di bawah kekuasaan Dyah Wawa (924 M). (*)