Untidar Gelar Tarhib Ramadan Perdana di Gedung Rektorat Sidotopo

Kamis 19-02-2026,14:44 WIB
Reporter : Rossa Nur Aisyah
Editor : Arief Setyoko

MAGELANG, magelangekspres.id – Universitas Tidar (Untidar) memanfaatkan momentum jelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah untuk menggelar kegiatan keagamaan di lokasi yang istimewa.

Untuk pertama kalinya, kampus negeri ini menyelenggarakan Tarhib Ramadan di Lobi Gedung Rektorat Kampus Sidotopo, akhir pekan lalu.

Kegiatan yang menghadirkan pendakwah kondang Salim A Fillah ini tidak hanya diikuti oleh civitas akademika, tetapi juga melibatkan warga sekitar kampus.

BACA JUGA:102 Mahasiswa Untidar Magelang Dikirim ke Sumatera Selama Sebulan

Suasana khidmat kian terasa dengan lantunan shalawat dari Group Hadrah Ahbabul Musthofa Magelang yang membuka acara.

Rektor Untidar, Prof Dr Sugiyarto MSi mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki makna ganda.

Selain sebagai persiapan spiritual menyambut bulan puasa, acara ini juga menjadi wujud syukur atas ditempatinya gedung rektorat baru di kawasan Sidotopo.

"Tarhib marhaban ini adalah bentuk syukur menempati tempat baru. Momentum ini juga bertepatan dengan rangkaian Dies Natalis ke-47 Untidar, di mana kami menggelar mukoddaman (khataman Al-Qur'an) sebanyak 47 kali yang puncaknya akan dilaksanakan pada 17 Ramadan nanti," jelas Sugiyarto.

BACA JUGA:TIM KKN Untidar Dorong Orangtua Wujudkan Program Penurunan Angka Stunting Banjarsari Grabag

Lebih lanjut, ia menekankan tema yang diusung, yakni “Kebangkitan Budaya Magelang Raya untuk Peradaban Indonesia”.

Menurutnya, Untidar memiliki tanggung jawab moral untuk menyinergikan nilai agama dengan kekayaan budaya lokal, seperti semangat perjuangan Pangeran Diponegoro dan nilai historis Candi Borobudur.

"Kita ingin mengambil berkah dengan melahirkan kembali semangat budaya masa lalu. Nilai kebudayaan itu terangkum dalam nilai TIDAR, yakni Tangguh, Integratif, Dedikatif, Aktif, dan Responsif," tambahnya.

BACA JUGA:Kolaborasi dengan Dinkes Kebumen, Mahasiswa KKN Untidar Sosialisasi Pencegahan Stunting

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Salim A Fillah memberikan pencerahan mengenai pentingnya adab sebagai fondasi peradaban.

Ia mengajak jamaah untuk tidak sekadar mengejar kemampuan akademis, namun juga menata hati dan perilaku.

Kategori :