Raih Kesempatan agar Terbebas dari Neraka, Ini hanya di Malam Bulan Ramadhan!

Raih Kesempatan agar Terbebas dari Neraka, Ini hanya di Malam Bulan Ramadhan!

Raih Kesempatan agar Terbebas dari Neraka, Ini hanya di Malam Bulan Ramadhan!--

MAGELANG EKSPRES- Setiap malam bulan Ramadhan ada kesempatan bagi setiap Muslim agar terbebas dari neraka Jahanam menunju surga.

Kalau tidak mendapatkan malam pertama masih ada kesempatan malam kedua, kalau tidak mendapatkan malam kedua masih ada kesempatan di malam ketiga dan seterusnya sampai malam keduapuluhsembilan dan ketigapuluh.

Hal itu hanya berlaku setiap malam bulan Ramadhan. Dan bulan Ramadhan itu hanya ada dua, yakni 29 hari atau 30 hari. Ini kesempatan untuk meraih keberkahan di bulan Ramadhan.

BACA JUGA:Hanya Ramadhan yang Siang dan Malamnya Melahirkan Ampunan dari Allah, Kata Ustadz Adi Hidayat

Jangan hilangkan kesempatan untuk meraih kesempatan terbebas dari di neraka. Yang bisa diraih di malam bulan Ramadhan.

Dalilnya, dalam hadist Rasulullah shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda,

ﻭَ ﻟِﻠَّﻪِ ﻋُﺘَﻘَﺎﺀُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ، ﻭَ ﺫَﻟِﻚَ ﻛُﻞَّ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ

“Dan Allah memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka, yang demikian itu terjadi pada setiap malam.” (HR. At-Tirmidzi, Hasan, lihat Al-Misykat no. 1960)

Dalam hadist lain yang diriwayatkan Bazzar (Kasyf, no. 962), dari hadits Abu Said, dia berkata, Rasulullah sallallahu’alaihi wasallam bersabda,

ﺇﻥ ﻟﻠﻪ ﺗﺒﺎﺭﻙ ﻭﺗﻌﺎﻟﻰ ﻋﺘﻘﺎﺀ ﻓﻲ ﻛﻞ ﻳﻮﻡ ﻭﻟﻴﻠﺔ _ ﻳﻌﻨﻲ ﻓﻲ ﺭﻣﻀﺎﻥ _ , ﻭﺇﻥ ﻟﻜﻞ ﻣﺴﻠﻢ ﻓﻲ ﻛﻞ ﻳﻮﻡ ﻭﻟﻴﻠﺔ ﺩﻋﻮﺓ ﻣﺴﺘﺠﺎﺑﺔ

“Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta’ala memberikan kebebasan dari siksa neraka pada setiap malam –yakni di bulan Ramadan- dan sesungguhnya setiap muslim pada waktu siang dan malam memiliki doa yang terkabul ( mustajabah)”.

Dalam hadist yang diriwayatkan Jabir radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ﺇِﻥَّ ﻟِﻠَّﻪِ ﻋِﻨْﺪَ ﻛُﻞِّ ﻓِﻄْﺮٍ ﻋُﺘَﻘَﺎﺀَ ﻭَﺫَﻟِﻚَ ﻓِﻲ ﻛُﻞِّ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ

“Sesungguhnya Allah memiliki pada setiap berbuka orang-orang yang dimerdekakan (dari api neraka) dan itu di setiap malam.” (HR. Ibnu Majah, Shahih Ibnu Majah, 2/59)

Fokus Beribadah pada Allah Ta’ala

Semua yang tidak bermanfaat di bulan Ramadhan, kita tinggalkan di bulan Ramadhan dan fokus beribadah pada Allah Ta’ala. Kalau ada kegiatan-kegiatan yang bisa di-pending maka di-pending setelah Ramadhan. Kalau tidak darurat maka kita pending setelah bulan Ramadhan.

Banyak hal yang seringkali terlupan di bulan Ramadhan. Kita kurang menghadirkan dalam diri kita karena setiap detik di bulan Ramadhan itu akan mempengaruhi kehidupan di dunia, apalagi di alam barzah dan akhirat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: