TKL Ecopark Akhirnya Beri Santunan Rp4,5 Juta ke Masing-masing Korban Insiden Kecelakaan Roller Coaster

TKL Ecopark Akhirnya Beri Santunan Rp4,5 Juta ke Masing-masing Korban Insiden Kecelakaan Roller Coaster

Rel jet coaster atau roller coaster di TKL Ecopark disebut sudah berusia belasan tahun sehingga rawan terjadi insiden-WIWID ARIF-MAGELANG EKSPRES

Seluruh biaya pengobatan sudah ditangani pihak TKL Ecopark. Namun, karena besaran biaya santunan ini yang masih menimbulkan sikap tidak terima dari para korban. Walhasil, DPRD Kota Magelang pun memanggil manajemen TKL Ecopark pada Selasa, 23 April 2024.

“Yang jadi fokus pertanyaan kami adalah pertanggungjawaban dari TKL Ecopark terhadap korban sudah sejauh mana. Dijawab tadi sudah selesai, kata direkturnya," ucap Anggota Komisi B DPRD Kota Magelang, Awan Hernowo.

BACA JUGA:Rollercoaster TKL Ecopark Kota Magelang Makan Korban, 3 Orang Terjatuh Alami Luka Serius

Dia berharap, pihak TKL Ecopark langsung melakukan evaluasi terhadap wahana-wahana yang rentan dan berisiko terjadi kecelakaan. Terlebih lagi, di TKL Ecopark selain roller coaster, ada beberapa wahana lain yang usianya sudah puluhan tahun.

“Saya harap ada evaluasi dan inventarisasi dari manajemen TKL. Yang terpenting, pengujung merasa aman dan nyaman," kata dia.

Ketua DPRD Kota Magelang, Budi Prayitno juga mendesak, manajemen TKL Ecopark segera mengevaluasi seluruh wahana yang ada. Sebab, setahu dia, saat ini wahana-wahana ekstrem di TKL Ecopark banyak yang usianya sudah belasan tahun.

“Kalau tidak salah roller coaster itu untuk relnya dibangun tahun 2008 waktu zaman Pak Bunari (Direktur TKL). Sekarang sudah 17 tahun, sehingga harus ada evaluasi secara berkala," ucapnya.

BACA JUGA:Jangan Lewatkan! Fanny Soegi Bakal Hibur Warga Magelang di Event Supermusic Superstar Intimate Session 2024

Budi Prayitno juga menggarisbawahi bahwa insiden kecelakaan roller coaster sempat terjadi pada tahun 2014 silam. Kala itu, memang tidak heboh karena penumpang yang terlibat tidak ada yang mengalami luka serius.

"Saya harap insiden ini tidak terulang di kemudian hari. Saya minta manajemen TKL untuk membenahi dan mengevaluasi semuanya. Jangan sampai, pengunjung pada lari, karena khawatir wahana yang ada di TKL tidak aman," tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: magelang ekspres