Baru Pertama, Festival Karawitan Diharap Majukan Seni dan Budaya Temanggung

 Baru Pertama, Festival Karawitan Diharap Majukan Seni dan Budaya Temanggung

FESTIVAL KARAWITAN. Sejumlah sinden dan penabuh gamelan sedang beraksi pada festival karawitan di gedung kesenian Temanggung Selasa kemarin. -Setyo wuwuh/temanggung ekspres-MAGELANG EKSPRES

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.DISWAY.ID - Meskipun baru kali pertama digelar, namun festival karawitan diharapkan mampu memajukan seni dan budaya di Kabupaten TEMANGGUNG.

Selain itu ke depan even ini bisa menjadi daya tarik generasi muda untuk tetap mencintai budaya dan seni warisan nenek moyang.

Bupati Temanggung M Al Khadziq mengatakan, festival karawitan ini memang pertama kali digelar, dan memang berbeda dengan festival-festival lainnya di Temanggung. Namun demikian festival ini menjadi salah satu upaya untuk melestarikan seni dan budaya.

BACA JUGA:86 Bacaleg Gagal Maju Pemilu 2024, Tak Lolos Seleksi Administrasi

Ke depan lanjut Bupati, festival ini bisa semakin bergengsi dan dapat memajukan seni dan budaya, baik seni budaya lokal maupun seni budaya Jawa Tengah pada umumnya.

Menurut Khadziq Kabupaten Temanggung ini memang kaya dengan kelompok kesenian tradisional, salah satu yang populasinya banyak di lingkungan masyarakat adalah seni karawitan.

Oleh karena itu, tahun ini mulai diselenggarakan festival karawitan se-Kabupaten Temanggung yang diikuti perwakilan kecamatan dan antusiasmenya besar sekali.

"Ternyata kualitas seniman, budaya Kabupaten Temanggung ini tidak kalah bagus dibanding daerah lain di Jawa. Kita akan terus kembangkan festival karawitan dan tahun ini dilaksanakan sebagai bagian dari “road map” menuju ke festival kesenian Temanggung Agustus mendatang," katanya.

BACA JUGA:Mengenal Ikan Uceng Temanggung yang Lebih Gurih Dibanding Ikan Uceng Daerah Lain

Menurut dia festival karawitan ini salah satu cara untuk melihat perkembangan kesenian, setelah langkah-langkah dilakukan pemerintah untuk memajukan seni budaya.

"Di sinilah kita mengevaluasi dan sambil meletakkan seni budaya ini dalam konteks kepariwisataan untuk menambah kunjungan wisata dan atraksi wisata, menarik wisatawan yang ujungnya nanti adalah untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.

Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Temanggung Gunawan Purwoko menyebutkan, sebanyak 16 kelompok yang merupakan perwakilan kecamatan, meriahkan Festival Kesenian Karawitan dan Pagelaran Wayang Kulit yang digelar 10-11 Juli.

"Selain itu juga menampilkan gending Temanggung Tersenyum yang jarang ditampilkan," katanya.

Menurutnya, gaung kesenian karawitan di lingkup Kabupaten Temanggung masih kurang. Tetapi jika di lingkup desa maupun dusun masih sangat kental. Karena kelompok-kelompok kesenian karawitan di lingkup desa maupun dusun masih sering berlatih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: magelang ekspres