Fakta atau Mitos? Tidak Akan Jadi Pemimpin Negeri Ini Jika Belum ke Gunung Tidar

Fakta atau Mitos? Tidak Akan Jadi Pemimpin Negeri Ini Jika Belum ke Gunung Tidar

Pintu gerbang masuk ke area Kebun Raya Gunung Tidar di Kota Magelang-FOTO : WIWID ARIF-MAGELANG EKSPRES

Dalam versi lain diceritakan untuk membersihkan wilayah Gunung Tidar dari bangsa jin, Syekh Subakir membawa senjata pusaka berupa Tombak Kyai Sepanjang.

Lalu tombak pusaka tersebut ditancapkan tepat di Puncak Tidar sebagai penolak bala.

Terang saja, tombak sakti itu menciptakan hawa panas yang bukan main bagi para lelembut dan bangsa jin yang berdiam di Gunung Tidar.

Tombak sakti itu kini masih ada di Gunung Tidar diberi nama Makam Tombak Kyai Panjang, membuat Gunung Tidar aman dari kekuasaan para jin dan makhluk halus.

Setelah konflik itu berakhir, membuat penyebaran Islam yang dipimpin Syekh Subakir di Jawa dapat dengan mudah dilakukan.


Makam Kyai Semar Gunung Tidar-FOTO : ISTIMEWA-

Syekh Subakir juga menjalankan kesepakatannya dengan Sabdo Palon bahwa dalam penyebaran agama Islam, sama sekali tidak menanggalkan adat istiadat masyarakat yang ada.

Bahkan pada versi Wali Songo terakhir, penyebaran Islam justru dilakukan lewat kebudayaan serta adat istiadat masyarakat, sehingga Islam begitu mudah masuk dan hingga kini menjadia agama mayoritas di Jawa dan Indonesia. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: magelang ekspres