Atap Bocor di 6 Pasar Temanggung Jadi Prioritas Perbaikan Rp1,6 Miliar

Atap Bocor di 6 Pasar Temanggung Jadi Prioritas Perbaikan Rp1,6 Miliar

Komisi C dan jajaran Pemkab Temanggung meninjau kondisi Pasar Wage Ngadirejo. -Setyo Wuwuh-Magelang Ekspres

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID – Permasalahan atap pasar ditemukan di enam pasar tradisional di Kabupaten Temanggung.

Kerusakan ini terungkap setelah Komisi C DPRD Kabupaten Temanggung melakukan pengecekan ke sejumlah pasar, Rabu (6/5).

Wakil Ketua Komisi C DPRD, Slamet Eko Wantoro, mengatakan hasil pengecekan tersebut akan menjadi dasar penentuan prioritas perbaikan.

Langkah ini dilakukan agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif.

BACA JUGA:Polres Temanggung Kawal Sensus Ekonomi 2026, 900 Petugas BPS Turun ke Lapangan

Adapun enam pasar yang menjadi prioritas perbaikan meliputi Pasar Kliwon Temanggung, Pasar Legi Parakan, Pasar Wage Ngadirejo, Pasar Kranggan, dan Pasar Candiroto.

“Enam pasar ini menjadi prioritas perbaikan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, perbaikan akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 sebesar Rp1,6 miliar.

Menurutnya, kerusakan di enam pasar tersebut relatif serupa.

Permasalahan utama meliputi atap bocor, saluran air yang tidak berfungsi optimal, serta lantai pasar yang rusak dan mengganggu aktivitas pedagang maupun pengunjung.

BACA JUGA:Peringati May Day, BPJS Ketenagakerjaan Temanggung Serahkan Santunan JKK dan JKM

“Kami ingin menyelesaikan persoalan ini lebih awal. Kebocoran, lantai tidak rata yang berpotensi membahayakan pedagang harus segera ditangani. Harapannya, fasilitas milik pemerintah terlihat bagus, nyaman, dan indah, sehingga minat masyarakat berbelanja di pasar meningkat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinkopdag Temanggung, Setyo Widodo, menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keamanan pasar tradisional.

Selain itu, perbaikan juga ditargetkan dapat mendorong geliat ekonomi masyarakat serta meningkatkan daya saing pasar tradisional di tengah persaingan dengan pasar modern.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: